Episode "Adam - Eva"
Perawan,....
Jangan berpaling
Karena matamu katakan cinta
Perawan
Alegori - alegori tak mampu mengisi
Narasi - narasiku yang congklah, tersita
Oleh setangkup kebimbanganmu
Perawan
Maka
Maafkan Aku
Perawan
Kuajak Kau mengiri
Pada kekompakan Leonardo Davinci dan Igor Siborsky
Pada pertemuan Adam dan Hawa
di Padang Arafah
Perawan
Ketika tanpa ungkap, Cinta sudah menetap
di tiap tetes darah kita yang sama-sama pengap
Kenapa kita masih di sini, tetap
seperti ini
Perawan
Lalu apa artinya senyummu
Lalu apa artinya dekapanku
Kalau aku cuma bagian dari mimipimu
Kalau Aku cuma memaksakan kehendakku
Lantas dimana bibirmu ?... kalau mampu
katakan kebencianmu setelah ini
Perawan
Kenapa tak kita ciptakan saja sendiri
Skenario-skenario tentang dua sejoli
Dialog-dialod tentang dua hati
Eksposisi-eksposisi tentang pertemuan ini
Perawan
Hingga nanti
Cerita sampai di Epilogi, tanpa Elegi
Drama sampai di Epigram tanpa dendam
Atau saja ending tiada ?..
Perawan
Maukah Kau ?
Menerima sepenggal hati ini !
Dan kuajak serta dalam lakon nyata.....perawan
Perawan
Seperti aku dan kamu yang datang tak diundang
Seperti Kamu dan Aku yang ada tak dipinta
Perawan
Dalam Episode "Adam - Eva"
Kalau Ogah.....sudahlah.........Akan Aku terima...
Hanya,, Jangan berpaling
Karena matamu katakan Cinta
September,2004
Bersambung..........

